Waduh! Putri Pm Malaysia Diintimidasi Pengendara Lane Hoger - artiiramha

Breaking

Sabtu, 21 Januari 2023

Waduh! Putri Pm Malaysia Diintimidasi Pengendara Lane Hoger

Pengendara lane hogger di tol
Pengendara lane hogger di tol Foto: dok. Nurul Ilham Anwar

Jakarta -

Putri Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Nurul Ilham Anwar, membagikan momen dirinya menghadapi pengendara lane hogger. Dia mengaku ngeri menghadapi pengendara yang melaju lambat di lajur cepat tersebut.

Nurul membagikan momen itu di akun Twitter-nya. Menurutnya, kendaraan beroda empat di depannya itu sering menginjak rem di jalur tercepat di jalan tol.

"Saya umumnya tidak mem-posting hal-hal ini tapi saya diintimidasi di jalan hari ini. ☹️Mobil ini terus menginjak rem di jalur tercepat," ungkapnya di Twiter, kemarin.

Dia menyebut, agresi pengendara lane hogger itu sungguh berbahaya. Apalagi ketika itu Jurul bareng anaknya yang berumur 2 tahun.

"Sangat berbahaya dan saya menenteng anak saya yang berumur 2 tahun. Berada di sana selama 1 menit sebelum beliau (ya, dia/seorang perempuan) pindah ke lajur sebelahnya," sebutnya.

"Pertama kali menyaksikan kendaraan beroda empat ini di akrab gerbang tol ketika beliau membunyikan klakson ke arah saya alasannya akan menuju jalur Touch N Go (lajur gerbang tol). Saya sudah memberi sein untuk pergi ke kiri, tapi saya tidak menyaksikan ada sinyal bahwa beliau akan pergi ke kanan (menuju jalur Smart Tag). Mungkin beliau murka wacana itu," ucapnya.

Aksi lane hogger ini terbilang berbahaya. Menurut Pemerhati Transportasi dan Hukum, Budiyanto, lajur kanan cuma didedikasikan menyalip kendaraan lain. Setelah sukses mendahului maka semestinya pindah ke lajur sebelah kiri jikalau sudah kosong alias tidak ada kendaraan lain.

"Lane hogger mendiskripsikan keadaan di mana pengemudi berlangsung statis di lajur kanan padahal di depannya kosong, sikap pengemudi yang salah melanggar hukum, dan potensial terjadinya laka lantas beruntun," kata Budiyanto sementara waktu lalu.

Di segi lain, agresi lane hogger bisa memantik emosi pengemudi lain. Kecelakaan beruntun juga potensial terjadi jikalau pengemudi menjalankan lane hogger.

"Mengambil lajur kanan secara konstan, dan tidak menyediakan ruang kendaraan lain untuk mendahului sanggup menyebabkan emosi pengemudi yang lain, membuka ruang pengemudi lain untuk menyalip dari kiri kemudian dibalas dengan pribadi memotong ke kanan yang sanggup berakibat terjadi pengeremen secara tiba-tiba dan sungguh potensial menyebabkan benturan kendaraan di belakangnya alasannya kurang konsentrasi, kurang antisipatif alasannya jarak kondusif yang tidak memadai, dan ini akan sanggup disusul kendaraan di belakangnya mengalami hal serupa alhasil terjadi ukiran beruntun," terperinci Mantan Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya ini.



Simak Video "Catat! Tugas Polantas Tidak Hanya Sebatas Menilang Lho"
[Gambas:Video 20detik]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar